Yang dinanti telah tiba untuk menghujam, menyeret barang-barang bawaanya yang rupa-rupa warnanya. Sebuah persembahan dari bonbinfilm (Kebun Binatang Film), duo Satya Prapanca dan Rully Shabara Herman yang selain sebagai pegiat bebunyian memabukan meruap-ruap juga kerap lalau lalang di perpentasan untuk mengabadikan keabadian yang melalui proses lain selain rekaman otomatis yang tersimpan dalam dimensi kepala, proses penyatuan potongan visual digital yang ketika diambilnya banyak cara pengambilan yang memabukan yan gkemudian sama energi memabukanya dengan apa yang disajikan secara visual tersebut. Dan tentu saja masih kita ingat kemarin pentas Jogja Noise Bombing di Kedai Kebun Forum, perhelatan perputaran bebunyian tajam-tajam yang dikonsep sedemikian rupa. Ya bisa dikatan ini sebuah kolaborasi visual yang disajikan pada sebuah perpentasan yang kemudian ditangkap, dicerna dan diproses oleh kedua mastermind dari kolektif rumah produksi video untuk menghasilkan rangkaian lengkap dari sesajen nyata dan sesajen rekaman yang melayang di Hak Nam untuk disimak oleh siapapun yang berselancar. Bebunyian dan Visualisasi yang memabukan bukan. Memabukan bukan. Memabukan. Mari mabuk.
Showing posts with label Video. Show all posts
Showing posts with label Video. Show all posts
Jan 9, 2014
Aug 2, 2013
Alertantionct | Video | Sabarbar - Kimi Ni Au Tabi Koi Wo Suru (JKT48 Cover Silent Version)
Diam, tenang, dan kelabu. Diam bukan tidak mau menghempas, diam bukan tidak mau melenggak dan diam bukan tidak mau untuk 'diam'. Kali ini, berita yang hadir dengan tenang namun cukup menghempas syaraf kami secara dimensional dengan lembut dan pelan. Sabarbar, akhirnya melakukan sebuah kegiatan penggubahan lagu dari JKT48 sebagaimana SAKA, namun Sabarbar, memilih untuk melakukan penggubahan tersebut dengan melipat-melipat kesedihan yang bergandengan dengan kedamaian tersebut, melalui diam. Diam itu bukan emas bagi Sabarbar, seperti yang anda dan kita lihat sendiri dalam video yang kami 'embed', bahwa diam itu sebenarnya adalah 'Abu-Abu'. Kami cukup yakin bahwa hal ini memang benar adanya, setelah kami mencoba menafsirkan 'ucapan yang tak terucap dari video ini'. Konsep penggabungan antara video diam (silent video), kesedihan dalam gubahan kata yang janggal pada tiap lirik lagu JKT48, obyek pendendang rohani non-emosional yaitu Sabarbar, yang kemudian dibalut dalam sebuah visualisasi yang diberi warna abu-abu. Ini adalah sebuah usaha pencampuradukan yang secara tidak langsung menjadi sesuatu yang terlihat sistematis dan juga saling berketerkaitan. Penggabungan 3 unsur paradikal yang memiliki kadar atmosfir 'ethereal'nya sendiri-sendiri, dalam sebuah media audio visual yang dibalut dengan warna abu-abu, membuat kami setelah mengurut-urutkan hal yang kami sebut-sebut tadi, membuat kesimpulan bahwa produk ini benar-benar salah satu produk yang dapat mewakili unsur 'ketidakberbentukan' atau wujud eksperimentasi yang kemudian memang melahirkan 'sesuatu' yang Tidak Jelas/Samar/Vague. Yang mana, produk yang tidak berbentuk dan juga tidak jelas, dalam paradigma konsep konvensional dasar ilmu dari apa yang dikatakan Pasar, yang kemudian dikaitkan dengan apa yang dinamakan Industri Musik, indie maupun major, akan menjadi sebuah predikat yang terbilang negatif. Tapi tidak disini, yang kami lihat, rasakan dan cerna benar-benar lain, kami tak berusaha membedakan, memberi sekat, atau membuat sebuah segmentasi, tapi inilah ombak yang menerpa kami, saat gelombang-gelombang tersebut menerpa tanpa pesan dan langsung menarik kami untuk bergerumul ditepi lautan seakan ombak itu memakan kami. Akhirnya kami picingkan mata kami dan kami putuskan, bahwa inilah yang kami lihat, dan hal tersebut diataslah yang benar-benar kami ingin katakan, ringkas saja, yang merasakan ya merasakan, ya yang tidak ya tidak, syukur-syukur bisa dijelaskan, maka simaklah dan apakah kalian rasakan gerumul ombak itu sobat ?
Jul 29, 2013
Alertantionct | Video | SAKA - Himawari [Cover] [Ragilless version]
Tidak bisa kita coba untuk mencari-cari kata ganti yang lainya lagi selain, "asik". Ketika SAKA kembali melahirkan karya monumental, ah sudah, tidak perlu merumitkan sebuah keindahan bukan ? Kami sungguh mengakuinya, SAKA seperti tidak pernah kehilangan ketulusan hatinya ketika melahirkan sebuah keindahan. Karena memang tidak ada yang bisa menggantikan keindahan dari tulusnya ikatan pertemanan yang mereka miliki. Mereka pun tidak lupa mencantumkan nama teman mereka yang juga salah satu personel dari Orkes ini, Ragil, yang sedang merampungkan Kuliah Kerja Nyatanya di Kalimana. Sungguh kami kesulitan, kami yang sering-seringnya menyelimuti diri dengan hal yang kami coba gali kedalamanya seperti sedang mencari harta karun. Bisa, sedari dulu, terhipnotis oleh harta karun yang dilantunkan oleh SAKA, bebunyian dan kata yang mereka utas menjadi satu, gelembung indah berwarna putih, bukan memabukan, bukan bermudharat, ini sesuatu yang indah, tidak akan menyakitkan, mereka akan mengajak kalian menari terbang tinggi tanpa harus melihat apa itu kesakitan, seolah semuanya terasa indah. Kita tinggal langsung terjun, ke hamparan air, sebuah gelaran lembut yang merupakan karya bebunyian....nya SAKA.
Jun 22, 2013
Alertantionct | News | Audio preview untuk WEDIPAW
Kami tidak bisa membuat awalan yang lebih baik. Karena memang kami bukan sesuatu yang lebih baik dan sesuatu yang terbaik, dan sebenarnya kami juga tidak ingin menjadi baik. Jadi, ini dia, proyek kolaborasi yang telah lama kami dengar desas-desusnya dari informasi visual elektronik di domain yang lain. Kolaborasi yang akhirnya dengan mantap diberi nama dan diwujudkan dalam suaranya, oleh Yohanes Budyambara (SAKA, Avarentbi, S38), Wednes Mandra (Rabu, Asangata, Kultivasi, Bangkai Angsa (RIP),) dan Pawitra Warda (Asangata, Kultivasi, Loath, YK\\DK, Kalimasada). Mungkin bagi kalian yang sudah terlanjur mengenali seluk-beluk perbuatan-perbuatan mereka dengan apa yang diistilahkan sebagai suara, anda sekalian akan sangat menikmati apa yang mereka buat. Sesuatu lagi yang tidak terlalu berbentuk, sesuatu yang membuat tegang dan melongo, namun mungkin memang tidak terlalu memikat para 'pengkhotbah kematian'. Sesuatu yang cukup menyembuhkan rasa yang bisa dinamakan dengan 'kecewa' terhadap rilisan Asangata yang paling baru dikeluarkan kemarin, ketika kami tidak merasakan hawa yang sama disana. Kami ucap syukur, semua bentuk tanggung jawab sesuaraan tersebut dipertanggungjawabkan disini. Silahkan diperiksa sendiri. Dan orang-orang tersebut akan menari di atas tumpukan khotbah kematian. Semuanya akan terasa lebih tinggi. Daripada khotbah kematian. Silahkan. Ah iya sedikit pengumuman, mungkin label kami akan menjadi tempat pertama mereka untuk menapakan kaki didunia persuaraan secara elektronik dan digital. Nantikan.
Proyek ini belum atau tidak memiliki situs sosial elektronik pribadi.
Apr 26, 2013
Alertantionct | Video | SAKA - Gomenne, Summer (JKT48 Cover), LIVE Earth Day Fest (2013)
Hei para manusia budiman. Sudah lama sekali sejak beberapa waktu yang lalu kami membuat posting tentang karya monumental dari kawan kami, yaitu SAKA dengan cover version videonya untuk lagu dari JKT48 yaitu Hissatsu Teleport. Nah, sekarang kami ingin mencoba memberi 'alert' pada kalian, mereka baru saja mengunggah video yang digarap dengan serius dengan hasil yang memuaskan. Video ini merekam serta menceritakan atmosfir indah yang mereka tebarkan di dalam Gor UNY, pada acara Earth Day Fest 2013 malam itu. Kali ini mereka membawakan tembang Gomenne, Summer yang juga merupakan salah satu tembang dari JKT48. Kami benar-benar terkagum-kagum dan salut dengan apa yang mereka lakukan semenjak video yang dulu kami posting itu. Kami dibuat terharu olehnya. Sengaja atau tidak kami seolah diajak berselancar di atas ombak dinamika yang mereka buat melalui karya mereka yang semakin basah. Yah, karena postingan ini juga hanya lah berita singkat, silahkan segera kalian cek video dari SAKA berikut ini.
Aug 19, 2012
VisuAlert #1 | Music | Aitakatta + Hissatsu Teleport | JKT48 Keroncong cover by Fans JKT48 dari Jogja
Aitakatta - JKT48 (Cover) Keroncong Version
Hissatsu Teleport - JKT48 (Cover) Keroncong Version
":D" - Wednes Mandra
"Karya Monumental. Enjoy from Yogya" - Wulang Sunu
Keren, Monumental, Indah, Tulus, Seru. Sah sudah. Buah karya persembahan kawan-kawan fans JKT48 dari Jogja, diantaranya ada Yohanes Budyambara, Aditya Widhi Pratama, Garuda Palaka, dan Gregorius Ragil. Tidak tahu harus ngomong apa lagi, gak ada kata selain KEREN kalo dari saya sendiri. Video yang pertama sudah sempat heboh dibicarakan di segala timeline JKT48 di twitter. Dan video yang kedua akan segera menyusul, sebuah kado ulang tahun kepada salah satu member JKT48 yaitu Jessica Veranda. Maaf sekali tak bisa kugoreskan lagi kata-kata selain KEREN itu tadi, karena memang aku lemah dalam berkata. Namun aku rasa aku tidak lemah dalam melihat. Ya, kita semua pasti bisa melihatnya, dan aku rasa kalian akan memberi respon yang sama denganku.
Keren, Monumental, Indah, Tulus, Seru !!!
Nikmati Keindahan Visualnya dan Syukuri
Subscribe to:
Posts (Atom)